4 Jenis Genset Beserta Daya Tahannya Ketika Dipakai

Diposting pada

Jenis genset – Mulai dari sekolah, perkantoran, Pabrik industri, dan rumah tinggal membutuhkan namanya listrik, genset menjadi pilihan utama untuk menyalakan kembali lampu dan mengembalikan aktivitas seperti sedia kala agar aktivitas tidak terganggu saat listrik padam.

Genset sendiri telah menjadi alat untuk sumber tenaga listrik yang dapat dimiliki oleh berbagai kalangan, baik pemilik industri, pengusaha, maupun masyarakat umum, pada saat listrik padam. Agar tidak salah dalam memilih genset sebagai sumber listrik cadangan, ada baiknya Anda mengetahui 4 jenis genset di sini.

4 Jenis Genset Beserta Daya Tahannya Ketika Dipakai

  1. Genset Portable

Genset portable banyak diminati banyak orang karena murah atau ekonomis. Cocok untuk rumah dan usaha kecil, genset ini bisa langsung digunakan jika terjadi masalah kelistrikan. Mudah digunakan dan mudah dipindahkan.

Biasanya, di pasar yang disebut genset mini, Anda bergerak sesuai dengan kebutuhan Anda. Artinya, genset portable daya tahannya rata-rata adalah 9 kva, tangki bahan bakar 28 liter, dan konsumsi bahan bakar 3 liter per jam. Oleh karena itu, genset ini dapat beroperasi selama sekitar 9 jam.

  1. Genset Type Open

Biasanya disebut sebagai genset tipe terbuka, ini dirancang untuk dipasang di ruang dan bangunan kedap suara. Keuntungan dari genset ini dikhusukan untuk ruang terbukan dan mudah dirawat. Genset seri ini bisa bertahan dengan daya tahan rata-rata  40kva adalah 104 liter. Sebuah tangki bahan bakar dengan konsumsi bahan bakar 12 liter per jam. Oleh karena itu, rata-rata genset 40kva ini dapat beroperasi selama 8 jam.

 

  1. Genset Inverter

Genset inverter merupakan Genset senyap yang menggunakan teknologi baru, lebih ringan dari seri konvensional, tahan terhadap lonjakan daya yang tiba-tiba, dan memiliki kelistrikan yang stabil, sehingga menghasilkan keluaran listrik yang lebih stabil dibandingkan dengan seri konvensional.

Dari daya tahannya sendiri rata-rata 4.5kva dengan tangki bahan bakar 10 liter dengan konsumsi bahan bakar sekitar 1,8 liter per jam, karena penggunaan bahan bakar bisa lebih hemat. Oleh karena itu, rata-rata genset 4,5kva ini dapat beroperasi selama 8 jam.

  1. Genset Daya Besar

Genset yang biasa digunakan di pabrik, perkantoran, dan lapangan yang membutuhkan daya dalam jumlah besar untuk beroperasi secara normal, seperti menggunakan daya dari PLN. Genset ini tentunya dapat digunakan untuk keperluan kelistrikan skala besar. Genset dengan daya tahan rata-rata 100kva dan memiliki tangki bahan bakar 120 liter dengan konsumsi 22 liter per jam. Oleh karena itu, rata-rata genset 100 kva ini dapat beroperasi selama 5-6 jam.

Daya tahan dan lama penggunaan Genset pada Umumnya

Daya Tahannya bervariasi tergantung pada jenis genset. Namun, Anda mungkin bertanya-tanya berapa jam genset dapat berjalan, atau berapa lama genset akan bertahan. Genset tipe terbuka (open type) didesain untuk dipasang pada ruangan atau gedung yang kedap suara, dan memiliki keunggulan mudah dalam perawatannya karena bersifat terbuka. Untuk genset terbuka dengan daya 40 kVA, tangki bahan bakar sekitar 100 liter dan konsumsi bahan bakar 12 liter / jam.

Oleh karena itu, genset 40kVA rata-rata dapat beroperasi selama 8 jam. Di sisi lain, genset yang biasa digunakan di pabrik, perkantoran, dan lapangan membutuhkan daya yang besar agar dapat beroperasi dengan baik. Genset 100kVA rata-rata memiliki tangki bahan bakar lebih dari 100 liter dan mengkonsumsi sekitar 20 liter / jam. Oleh karena itu, genset 100 kVA dapat beroperasi selama sekitar 5-6 jam.

Cara Menghitung Pemakaian Bahan Bakar Pada Genset

Untuk menghitung konsumsi bahan bakar sebuah genset perlu dihitung apakah beban listrik 10.000 watt atau 10 kw dan akan digunakan terus menerus 24 jam sehari. Perhatikan unit daya. Saat menggunakan unit KVA, Anda perlu mengalikan faktor daya untuk mendapatkan daya dalam WATT .Berat jenis suatu bahan bakar bergantung pada temperatur dan kandungannya, secara umum dapat diambil harga rata-ratanya.

Bagaimana cara Menjaga dan Merawat Genset agar Dya tahannya Tetap Awet?

  1. Perhatikan Beban dan Penempatan yang Aman

Beban selalu menjadi fokus kinerja genset. Ketidakstabilan beban yang dibawa oleh mesin atau peralatan lain dapat menyebabkan kerugian. Oleh karena itu, pastikan bahwa beban daya yang dibutuhkan sudah sesuai secara optimal. Ini membantu untuk menghindari beberapa kecelakaan lain karena korsleting di genset.

 

 

Untuk menghindari hal ini, jauhkan peralatan yang tidak diperlukan agar tidak melebihi beban pada perangkat keluaran. Kelebihan kinerja dapat menyebabkan kerusakan yang harus ditangani secara serius oleh para profesional. Meski dijalankan 24 jam sehari, Anda harus menghentikannya saat sudah tidak diperlukan lagi untuk mengurangi energi yang terbuang.

Tentunya agar genset 24 jam ini dapat beroperasi dengan performa yang optimal, perhatikan cara merawatnya dengan baik. Selain pemeliharaan untuk menjaga kualitas, penempatan yang aman juga diperlukan. Itu dapat ditempatkan di ruangan yang bersirkulasi baik untuk menghindari suhu tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan.

Gas dari performa mesin juga bisa berbahaya jika terhirup terus menerus. Ini memungkinkan Anda untuk menjauhkannya dari jangkauan anak-anak dan orang dewasa. Untuk menghindari panas dan hujan, siapkan ruangan khusus untuknya atau garasi terbuka khusus dengan atap.

  1. Periksa Sambungan Listrik

Jika tidak diatur dengan benar, genset bisa berbahaya. Anda perlu memastikan bahwa langkah-langkah yang Anda lakukan mengikuti petunjuk pengoperasian. Hal ini tentu dirancang dengan ketahanan tertentu yang bervariasi dari jenis ke jenis. Pastikan teknisi listrik rumah Anda memiliki lisensi untuk menjaga keselamatan operasional.

Ada banyak pilihan output tegangan yang sesuai dengan kebutuhan rumah Anda. Pilihan yang tersedia adalah 1000, 2000, atau 5000 watt. Tegangan tinggi, seperti 5000 watt, biasanya digunakan di toko dan rumah dengan kelebihan daya. Secara umum, Anda dapat memilih tegangan 1000 atau 2000 watt.

  1. Patuhi Prosedur

Padahal kelihatannya aman. Itu tidak dapat dipelihara atau dioperasikan dengan sembarangan karena Sensitivitas tinggi  output tegangan. Anda perlu membaca panduan dengan hati-hati agar tidak lepas kendali. Ikuti petunjuk yang disarankan dalam panduan manual genset.

Anda harus berhati-hati tentang operasi. Kegagalan untuk waspada dapat mengakibatkan korsleting listrik atau kerusakan langsung pada mesin. Anda dapat mematikan mesin Anda segera setelah Anda tidak lagi membutuhkannya. Genset dapat hidup dan bekerja 24 jam sehari, tetapi mesin kadang perlu dimatikan ketika tidak digunakan.

Akhir Kata

Demikian telah membaca artikel ini terkait 4 jenis genset beserta daya tahannya ketika dipakai. Selain jenisnya, harga genset juga harus disesuaikan dengan kebutuhan genset yang Anda butuhkan agar tidak salah beli. Pastikan genset yang kita beli tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk menghemat biaya.